Pagi ini sedikit merenung tentang pemberitaan beberapaa kelompok mahasiswa di Makasar yang terlibat bentrok dengan warga. Menilik tentang apa yang sebenarnya menjadi pemicunya menjadi sedikit aneh dan mengherankan. Pada awalnya mereka melakukan unjuk rasa untuk menentang rencana Pemerintah Republik Indonesia yang akan menaikan harga BBM, tetapi pada akhirnya mengapa mereka malah terlibat bentrok dengan warga disekitar dimana mereka melakukan unjuk rasa.
Saya melihat ada sedikit kejanggalan dikejadian tersebut. Ada beberapa hal yang menggelitik saya untuk membahas hal ini. Pertama, Apa sebenarnya tujuan awal unjuk rasa ini dilakukan. Dan yang kedua untuk siapakah mereka melakukan unjuk rasa tersebut.
Untuk melihat hal yang pertama, kita perlu menarik benang merah kebelakang apa tujuan awal sebenarnya para mahasiswa tersebut melakukan demontrasi. Memperhatikan beberapa pemberitaan yang saya lihat diberbagai media cetak maupun pemberitaan di televisi, pada awalnya mahasiswa melakukan demonstrasi untuk menentang adanya rencana Pemerintah RI untuk menaikan harga BBM. Sebagai mahasiswa yang cerdas seharusnya sebelum melakukan demonstrasi harus mempersiapkan beberapa hal. Data yang valid tentang apa yang akan kita utarakan kepada pihak yang kita serang, dalam hal ini kebijakan Pemerintah RI adalah hal yang pertama harus kita siapkan. Hal kedua yang perlu kita siapkan adalah data tentang apakah alasan mengapa kita mengutarakan hal - hal tersebut. Setelah kita menemukan hal - hal tadi kita akan menemukan apa dan kepada siapa kita akan mengutarakan unjuk rasa ini.
Hal kedua yang akan saya bahas disini adalah Siapa yang sebenarnya para mahasiswa ini perjuangkan haknya sehingga terjadi bentrok semacam ini. Menyambung beberapa hal yang saya utarakan di paragraf sebelumnya, mahasiswa juga seharusnya tetap konsisten dan fokus dengan siapa yang mereka perjuangan. Jika rakyat yang mereka perjuangkan mengapa mereka malah bertengkar dengan warga sendiri dan mengapa warga hingga ikut terlibat. Saya lihat terdapat hal yang salah disini, dan kemungkinan besar adalah mahasiswalah yang mengawali adanya bentrok. Semuanya bisa kita lihat dari tidak adanya kerusuhan - kerusuhan ditempat itu sebelumnya. Sebagai kalangan terdidik tidak seharusnya mahasiswa Muhamadiyah Makasar memicu bentrok, seharusnya lebih bijak dalam melakukan suatu hal. Kita harus kembali fokus kepada tujuan kita melakukan unjuk rasa. Semua itu bisa diselesaikan dengan cara diplomasi.
Bentrok Mahasiswa Muhamadiyah Makasar
Bentrok Mahasiswa Muhamadiyah Makasar
Be wise brother and sister

No comments:
Post a Comment